Selasa, 14 Februari 2012

Mantra, Tantra, dan Yantra

QUESTION:
Saya sering mendengar kata-kata: mantra, tantra, dan yantra dalam penyelenggaraan upacara yang dipimpin oleh Sulinggih. Apakah artinya masing-masing dan apa bedanya?
ANSWER:
Mantra adalah catur Weda yaitu: Rg Weda, Yayur Weda, Sama Weda, dan Atharwa Weda.
Yantra adalah bentuk “niyasa” (= simbol = pengganti yang sebenarnya) yang diwujudkan oleh manusia untuk mengkonsentrasikan baktinya ke hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa, misalnya dalam perpaduan warna, kembang, banten, gambar, arca, dan lain-lain.
Tantra adalah konsep pemujaan Ida Sanghyang Widhi Wasa di mana manusia kagum pada sifat-sifat kemahakuasaan-Nya, sehingga ada keinginan untuk mendapatkan sedikit kesaktian.
Kaitan antara Mantra, Yantra dan Tantra dapat dilihat pada upacara Yadnya yang dipuput oleh Sang Wiku: ketika itu beliau memantra dengan mengucapkan kutipan-kutipan Weda, dengan sarana banten (Yantra), dan berkonsentrasi “ngelinggihang” Ida Bethara Siwa di ubun-ubun beliau (Tantra).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar