Jumat, 13 Januari 2012

Ajaran untuk mengelola energi hidup (Pranayama)

Om Semoga semua mahluk berbahagia dan sejahtera.
Untuk hidup kita perlu energy, ada berbagai sumber energy yang bisa kita dapatkan untuk menjaga kelangsungan hidup kita.  Sumber energy tersebut adalah: makanan, makanan mengandung prana, untuk mendapatkan manfaat yang optimal dari prana dalam makanan maka perlu diketahui cara memasak makanan sehingga energy prananya tidak berkurang atau bahkan lenyap.
Sumber kedua dari energy prana adalah melalui nafas. Energi prana ini mesti disebarkan keseluruh tubuh, sehingga setiap bagian dari tubuh dari yang terkecil hingga terbesar mendapatkan bagiannya dengan rata. Untuk itu diperlukan sistem yang berjalan secara harmonis. Aktivitas untuk mengharmoniskan sistem pernafasn ini sehingga energy prana bisa menyebar secara merata disebut dengan Pranayama.
Pranayama adalah pengaturan nafas keluar masuk paru-paru melalui lobang hidung dengan tujuan menyebarkan prana (energi) keseluruh tubuh
Mengharmoniskan nafas, saat nafas tidak harmonis maka kitapun akan merasa tidak bahagia,prana diganggu oleh keinginan terhadap objek duniawi yang demikian dalam, saat kita membayangkan sesuatu di luar (objek duniawi) maka kesadaran kita akan tergoncang,teraduk,tergangggu dan tidak bahagia. Jadi harmonisasi ini tidak hanya di peroleh dengan mengontrol nafas saja, juga control terhadap kenginan sangatlah penting. Jika keinginan terlalu banyak maka praktek pranayama itu tidaklah berguna.
Tujuan melakukan pranayama adalah untuk mengurangi kecepatan bernafas/melambatkan nafas, Prana akan menjadi tenang dengan proses nafas yang slow/pelan. Pikiran akan menjadi tenang, Ketika aktifitas nafas semakin berkurang maka aktifitas pikiranpun akan menurun, Antara pikiran dan prana adalah indra-indra. Titik temu antara pikiran dan prana inilah organ-organ indriya, organ-organ indriya akan aktip bilamana pikiran atu prana aktip.
Pikiran bisa bekerja dengan adanya energy prana, membatasi aktivitas nafas, mengurangi energi sehingga mengurangi gerak pikiran, pikiran lebih mudah untuk dikonsentrasikan.
Seperti mandi diperlukan untuk membersihkan tubuh, demikian juga Pranayama diperlukan untuk membersihkan pikiran.
Bernafas juga selain menyerap energi juga mengeluarkan racun-racun dalam tubuh. Kalo kita perhatikan sebenarnya pembuangan racun terbesar dari dalam tubuh kita dilakukan oleh nafas itu. Karena bernafas adalah proses yang kontinyu tidak pernah berhenti selama kita masih hidup.
Bernafas terdiri dari beberapa aktivitas: menarik nafas (menarik energi dari alam samesta ini, tubuh energize ), kemudian menahan nafas (menyerap energi dan mengedarkannya keseluruh tubuh), menghembuskan nafas (mengeluarkan energi negative atau racun-racun dalam tubuh, tubuh relax), kemudian menahan nafas (ada jeda sebelum menarik nafas lagi setelah menghembuskan nafas).
Ada banyak teknik pranayama, baik dari kelompok-kelompok yoga, kelompok-kelompok beladiri, kelompok-kelompok kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Baik yang berasal dari dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri.
Ketika kita melakukan pranayama, pikiran menjadi lebih tenang sehingga mudah untuk diarahkan atau dikonsentrasikan pada objek-objek tertentu misalnya: belajar, bekerja. Demikian pula indra-indra bisa bekerja karena adanya energi prana ini. Dengan mengendalikan energi prana dengan baik maka kita bisa mengendalikan aktivitas indra-indra dalam tubuh dan juga aktivitas pikiran sehingga mampu mengoptimalisasikan potensi diri untuk meraih cita dan goal-goal dalam hidup ini.
Melakukan pranayama selain membersihkan racun dalam tubuh, juga menjaga vitalitas tubuh, juga mampu membersihkan pikiran, mengurangi aktivitas buruk pikiran, mampu meningkatkan pengendalian diri… oleh karenanya buatlah Pranayama ini sebagai bagian dari hidup kita….(bersambung ke Pratyahara)
Santih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar