Jumat, 06 Januari 2012

Om Swastyastu,
Om ano badrah kratawo yattu visvatah
Ajaran agama Hindu adalah sanatana, tetap dari zaman dahulu sampai sekarang, namun pemahaman dan tata pelaksanaan hidup keagamaan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan adanya umat Hindu di seluruh Indonesia dan tuntutan kehidupan modern dalam kehidupan beragama, maka perlu dilakukan peningkatan pembinaan. Salah satu dan pembinaan itu ialah menetapkan beberapa mantra yang dapat dipergunakan dalam kehidupan sehari- hari bagi para walaka.
Asung kerta wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa. penulis akhirnya dapat menulis kembali doa-doa sehari-hari menurut Hindu ini, buku yang di pergunakan untuk kalangan sendiri.
penulis menyadari bahwa masih banyak saudara-saudara seiman dan terutama lebih dikhususkan bagi mereka yang baru memeluk agama Hindu dimana belum mengetahui bagaimana doa sehari-hari menurut Hindu, sehingga penulis ikut serta untuk menyebarkannya.
Doa Sehari – hari Umat Hindu, Lazimnya tentulah dihafalkan. Namun kalau panjang, apalagi untuk di depan umum, misalnya, membuka rapat/ pertemuan, mantram ini bisa dibaca dengan memegang buku. Mantram atau doa ini ejaannya sedapat mungkin mengikuti bahasa Sansekerta justru untuk mendekati pengucapan. Setiap hurup bergaris kecil di atasnya, dibaca lebih panjang. Misal: à dibaca aa dan ù dibaca uu. Namun, huruf v (asli) sudah diganti w untuk mendekati cara bacanya.
Dalam kehidupan beragama umat Hindu ada tiga kewenangan pemakaian mantra atau syair pujaan yaitu:
  1. Untuk Sadhaka.
  2. Untuk Pemangku/ Pinandita.
  3. Untuk Walaka.
Mantra- mantra yang ditetapkan ialah mantra- mantra untuk doa- doa sehari- hari, bukan untuk melaksanakan lokaparasraya. Mantra- mantra ini dipetik dari kitab suci Hindu. Mantra Tri Sandhya tetap dipakai untuk sembahyang Tri Sandhya.
Tujuan.
Mantra ini diucapkan dengan tujuan untuk memuliakan Sanghyang Widhi dan memohon kerahayuan kepada- Nya.
Sikap.
Dalam mempergunakan mantra- mantra ini hendaknya mengambil sikap demikian rupa sehingga dapat mengucapkan mantra- mantra ini dengan penuh khidmat serta dilandasi dengan kesucian lahir batin. Mantra- mantra ini dapat diucapkan tanpa dilagukan dan dapat diterjemahkan ke dalam bahasa daerah masing-masing.

sumber : klik disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar